Pencarian Korban KMP Bahuga Jaya Dihentikan Sementara

Bahuga Jaya Boat

Bahuga Jaya Boat (Photo credit: BEST PHOTO)

// Masih Menunggu Peralatan dari Basarnas// 

BAKAUHENI –  Pencarian korban tenggelam akibat karamnya Kapal Motor Penumpang (KMP) Bahuga Jaya hingga kemarin (26/9), masih terus dilakukan.

Namun pencarian korban yang diduga masih berada didalam bangkai kapal buatan Norwegia itu hingga pukul 15.30 wib, kemarin masih belum membuahkan hasil.

Tim SAR (Search And Rescue) yang terdiri dari tim SAR Lampung, marinir dan dari Dishub Kom Info Provinsi Lampung masih belum bisa melakukan penyelaman untuk mencari korban.

Keterbatasan sarana dan prasarana serta alat untuk menyelam yang mengakibatkan pencarian ke dasarlaut belum bisa dilakukan.

Terlebih, kedalaman laut yang mencapai 80 hingga 100 meter yang mengakibatkan tim tidak dapat melakukan penyelaman.

”Kami masih menunggu peralatan dari Basarnas. Mudah-mudahan akan segera datang,”kata Kepala tim SARLampung, Saidar R. Jaya kepada sejumlah wartawan usai melakukan pencarian saat ditemui di Pelabuhan Bakauheni, kemarin.

Pencarian terhadap korban disekitaran Pulau Harimau atau sekitar 4 mil dari Pelabuhan Bakauheni itu mulai dilakukan sekitar pukul 07.30 wib hingga pukul 12.30 wib.

Dari hasil pencarian disekitaran lokasi kejadian dengan menggunakan kapal dan pelampung, petugas baru berhasil menemukan tiga buah pelampung berwarna kuning milik KMP Bahuga Jaya diskeitar lokasi kejadian.

Dalam pencarian korban kemarin, setidaknya 60 personel gabungan yang diterjunkan. Sementara, yang diterjunkan untuk mencari korban yang diduga masih belum ditemukan sekitar 36 orang. Terdiri dari 18 orang personel marinir, 8 orang dari tim SAR Dishubkominfo Provinsi Lampung dan 10 orang dari tim SAR Provinsi Lampung.

Ditemui terpisah, Komandan TNI Angkatan Laut (Lanal) Panjang, Lampung, Kolonel Laut E. Fery Sidjaya mengatakan, armada RI dan Basarnas rencananya akan menerjunkan penyelam khusus untuk mencari para korban yang diduga masih berada di dalam bangkai kapal tersebut.

“Kami masih menunggunya. Namun rencananya ada tim khusus yang akan menanganai pencarian korban ini,”katanya.

Menuurtnya, pencarian ke dasar laut belum bisa dilakukan. Karena kedalaman laut tempat lokasi tenggelamnya KMP Bahuga Jaya itu diperkirakan mencapai 80 meter.

Lalu, apakah ada rencana untuk mengangkat bangkai kapal yang tenggelam? Ia belum dapat memastikannya. Namun perwira menengah (Pamen) TNI mengatakan, untuk mengagkat bangkai kapal itu memerlukan peralatan khusus. Terlebih, ia berada di laut yang cukup dalam. Ditambah derasnya arus laut di perairan Selat Sunda.

Sementara, hingga kemarin sudah 214 orang yang berhasil ditemukan. 207 orang dinyatakan selamat dan 7 lainnya meninggal dunia. Dari jumlah korban yang berhasil dievakuasi tersebut, 125 orang diantaranya dibawa ke Pelabuhan Bakauheni,Lampung dan 82 lainnya dibawa ke Pelabuhan Merak, Banten.

Manager Operasional PT ASDP Bakauheni, Heru Purwanto mengatakan, meskipun didalam manifet KMP Bahuga tercatat sekitar 215 orang yang berada dalam kapal itu, dan 214 orang yang telah berhasil dievakuasi, namun tidak menutup kemungkinan masih ada korban yang masih tenggelam berasama KMP Bahuga Jaya.

“Karena kan ada penumpang yang tidak tercatat dalam menifest. Namun jumlahnya kami tidak tahu. Makanya pencarian terus dilakukan,”singkatnya.

Diberitakan sebelumnya, KMP Bahuga Jaya  karam di Pulau Harimau, atau sekitar 4 mil dari Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan (Lamsel) sekitar pukul 05.16 wib, (26/9).

Tujuh orang tewas dalam kejadian tragis itu. Berdasarkan informasi yang dihimpun Radar Lampung, karamnya Kapal buatan Norwegia tahun 1993 itu ketika kapal yang membawa 215 orang penumpang dan 78 kendaraan berbagai jenis itu tertabrak kapal tengker MT. Nort Gas Chantika berbendera Norwegia yang biasa memuat gas di lokasi kejadian. (kjhls)

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s